Jonatan Christie melawan Kunlavut Vitidsarn pada partai ketiga Indonesia melawan Thailand dalam perempat final kejuaraan Piala Sudirman di Xiamen, China, Jumat (2/5/2025). Jonatan menang dan Indonesia unggul 2-1.

Leonardus Jonatan Christie (lahir 15 September 1997) adalah pemain bulu tangkis tunggal putra asal Indonesia.[2] Dia berasal dari PB. Tangkas Specs, Jakarta. Ia mulai terkenal setelah memenangkan medali emas pada partai tunggal putra pada Pesta Olahraga Asia 2018.

Karier

Pada Juli 2013, ia memenangkan gelar internasional senior pertamanya pada usia 15 tahun di Indonesia International Challenge, setelah mengalahkan Alamsyah Yunus di final dengan skor 21-17, 21-10. Pada tahun 2014, di turnamen Indonesia International Challenge, ia juga mencapai final tetapi kalah dari pemain veteran Korea Selatan Lee Hyun-il dalam pertandingan 5 set, 10-11, 11-9, 11-5, 8-11, 3-11. Pada tahun 2013 dan 2014, Jonatan bersama Anthony Sinisuka Ginting dan Ihsan Maulana Mustofa merupakan andalan Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia Junior BWF dan Kejuaraan Asia Junior BWF. Selama mengikuti kejuaraan tersebut, Jonatan selalu kalah di perempat final dalam kejuaraan perorangan.

Pada tahun 2015 Jonatan makin sering mengikuti turnamen-turnamen senior di level yang lebih tinggi seperti Grand Prix, Grand Prix Gold, Super Series dan Super Series Premiere. Dia juga termasuk andalan Indonesia pada Sudirman Cup 2015, Sea Games 2015, Thomas Cup 2016, Sudirman Cup 2017 dan Sea Games 2017. Pada Indonesia Open Superseries Premiere 2015 dia berhasil mengalahkan pemain veteran Korea, Lee Hyun Il di babak kedua meskipun akhirnya langkahnya terhenti di perempat final.

Setahun kemudian dia berhasil mengalahkan pemain terbaik sepanjang masa, Lin Dan di turnamen Indonesia Open Super Series Premiere 2016 dengan skor 21-12 21-12.[3] Dia berhasil meraih medali emas tunggal putra di Sea Game 2017 setelah mengalahkan Khosit Phetpradab dengan skor 21-19, 21-10. Di turnamen Korea Open Super Series 2017, secara mengejutkan dia dan rekannya Anthony Sinisuka Ginting berhasil menciptakan All Indonesian Final meskipun pada akhirnya dia menyerah atas lawannya dengan pertarungan rubber set 13-21, 21-19, 20-22.[4] Ini merupakan prestasi Indonesia setelah sembilan tahun absen menciptakan final sesama pemain bulu tangkis Indonesia di nomor tunggal putra. Kali terakhir Indonesia mampu menciptakan All Indonesian Final di nomor tunggal putra adalah turnamen Indonesia Open Super Series Premiere 2008.[5]

Kehidupan pribadi

Jonatan Christie merupakan seorang yang menganut Katolik, dan memiliki nama “Leonardus” sebagai nama baptisnya.[6]

Jonatan pernah berpacaran dengan artis dan pengusaha, Shania Junianatha yang sekarang merupakan mantan personel JKT48. Mereka Berpacaran Sejak Tahun 2017. Mereka Kemudian Menikah Pada 1 Desember 2023 di Gereja Katedral Jakarta.

Pada Tanggal 24 Agustus 2024, Mereka Dikaruniai Oleh Anak Pertamanya Berjenis Kelamin Laki-Laki Yang Bernama Leander Jayden Christie.[7]

Filmografi

Pada tahun 2009, dia muncul sebagai peran pendukung dalam sebuah film bertema bulu tangkis, King.[8] Film ini disutradarai oleh Ari Sihasale dan didedikasikan untuk legenda bulu tangkis Liem Swie King. Film ini juga menampilkan nama-nama terkenal dalam dunia bulu tangkis seperti Hariyanto Arbi, Hastomo Arbi, Ellen Angeline, Ivana Lie, Rosiana Tendean, Maria Kristin Yulianti, Fransisca Ratnasari, dan beberapa pemain generasi muda seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo, Rafiddias Akhdan Nugroho, Cisita Joity Jansen, Uswatun Khasanah, dan Intan Dwi Jayanti.

Film

TahunJudulPeranCatatan
2009KingArya

Prestasi

Pesta Olahraga Asia

Tunggal putra

TahunVenueLawanSkorHasil
2018Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia Chou Tien-chen21–18, 20–22, 21–15 Emas

Kejuaraan Asia

Tunggal putra

TahunVenueLawanSkorHasil
2022Muntinlupa Sports Complex, Manila, Filipina Lee Zii Jia17–21, 21–23 Perak
2024Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Ningbo, China Li Shifeng21-15, 21-16 Emas

SEA Games

Tunggal putra

TahunVenueLawanSkorHasil
2017Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia Khosit Phetpradab21–19, 21–10 Emas

Tur Dunia BWF (10 gelar, 8 runner-up)

Tur Dunia BWF, yang diumumkan pada tanggal 19 Maret 2017 dan diselenggarakan tahun 2018,[9] adalah serangkaian turnamen bulu tangkis elit yang disetujui oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Tur Dunia BWF dibagi menjadi beberapa tingkat, yaitu Final Tur Dunia, Super 1000, Super 750, Super 500, Super 300 (bagian dari Tur Dunia HSBC), dan Tur BWF Super 100.[10]

Tunggal putra

TahunTurnamenTingkatLawanSkorHasil
2018Selandia Baru TerbukaSuper 300 Lin Dan14–21, 19–21 Runner-up
2019Selandia Baru TerbukaSuper 300 Ng Ka Long21–12, 21–13 Juara
2019Australia TerbukaSuper 300 Anthony Sinisuka Ginting21–17, 13–21, 21–14 Juara
2019Jepang TerbukaSuper 750 Kento Momota16–21, 13–21 Runner-up
2019Prancis TerbukaSuper 750 Chen Long19–21, 12–21 Runner-up
2022Swiss TerbukaSuper 300 Prannoy H. S.21–12, 21–18 Juara
2022Korea TerbukaSuper 500 Weng Hongyang21–12, 19–21, 15–21 Runner-up
2023Indonesia MastersSuper 500 Chico Aura Dwi Wardoyo21–15, 21–13 Juara
2023Jepang TerbukaSuper 750 Viktor Axelsen7–21, 18–21 Runner-up
2023Hong Kong TerbukaSuper 500 Kenta Nishimoto12–21, 22–20, 21–18 Juara
2023Prancis TerbukaSuper 750 Li Shifeng21–19, 21–12 Juara
2024All England TerbukaSuper 1000 Anthony Sinisuka Ginting21–15, 21–14 Juara
2024Arktik TerbukaSuper 500 Chou Tien-chen18–21, 17–21 Runner Up
2024China MastersSuper 750 Anders Antonsen15-21, 13-21 Runner Up
2025Indonesia MastersSuper 500 Kunlavut Vitidsarn21-18, 17-21, 18-21 Runner Up
2025Korea TerbukaSuper 500 Anders Antonsen21-10, 15-21, 21-17 Juara
2025Denmark TerbukaSuper 750 Shi Yuqi13-21-21-15, 21-15 Juara
2025Hylo TerbukaSuper 500 Magnus Johannesen21-14, 21-14 Juara

BWF Superseries

Tunggal putra

TahunTurnamenLawanSkorHasil
2017Korean Open Anthony Sinisuka Ginting13 – 21, 21 – 19, 20 – 22 Runner-up

  Turnamen Superseries Finals   Turnamen Superseries Premier   Turnamen Superseries

BWF Grand Prix

BWF Grand Prix adalah turnamen bulu tangkis yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sejak tahun 2007, yang terdiri dari dua tingkat kejuaraan yaitu BWF Grand Prix dan Grand Prix Gold.

TahunTurnamenLawanSkorHasil
2017Thailand Open B. Sai Praneeth21–17, 18–21, 19–21 Runner up

  Turnamen BWF Grand Prix Gold   Turnamen BWF Grand Prix

BWF International

TahunTurnamenLawanSkorHasil
2014Swiss International Ng Ka Long9–11, 9–11, 11–6, 11–9, 11–10 Juara
2014Indonesia International Lee Hyun-il10–11, 11–9, 11–5, 8–11, 3–11 Runner up
2013Indonesia International Alamsyah Yunus21–17, 21–10 Juara

  Turnamen BWF International Challenge   Turnamen BWF International Series

Penghargaan dan nominasi

Penghargaan Kepresidenan

  • Indonesia :
    • Satyalancana Dharma Olahraga[11][12]
PenghargaanTahunKategoriHasilRef.
Penghargaan Gatra2021Squad Timnas Terbaik Thomas Cup 2020Menang[13]
Golden Award SIWO PWI2019Atlet Pria TerfavoritNominasi[14]
Tim Nasional Terfavorit bersama Timnas Badminton Pria pada Asian Games 2018Nominasi[14]
Indonesian Sport Awards2018Atlet Pria TerfavoritNominasi[15]
RCTI Indonesian Sports Entertainment Awards2024Atlet Pria TerbaikMenang[16]
Atlet Pria TerpopulerNominasi[17]

Partisipasi dalam Tim Nasional

  • 5 kali dalam Piala Thomas (2016, 2018, 2020, 2022 dan 2024)
  • 6 kali dalam Piala Sudirman (2015, 2017, 2019, 2021, 2023 dan 2025)
  • 2 kali dalam Pesta Olahraga Asia (2018 dan 2022)
  • 3 kali dalam Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia (2016, 2018 dan 2020)
  • 2 kali dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara (2015 dan 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *